Pengaruh Pola Tidur Yang Tidak Baik Terhadap Konsentrasi Belajar


ARTIKEL ILMIAH 


 Pengaruh Pola Tidur Yang Tidak Baik
Terhadap Konsentrasi Belajar 

Oleh: Tomi Wibisono


        
            Pola tidur yang tidak baik sangat buruk dampaknya bagi para pelajar, khususnya mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya. Banyak sekali mahasiswa yang tidak memperhatikan pola tidurnya.
Hal tersebut bisa dilihat ketika pelajaran atau perkuliahan sedang berlangsung, masih terdapati beberapa mahasiswa yang kantuk hingga terlelap. Mungkin hal ini dianggapnya lumrah dan sepele, tetapi kalau diteruskan akan menjadi kebiasaan yang buruk.
Banyak faktor yang mempengaruhi pola tidur menjadi tidak baik. Diantaranya banyak mahasiswa yang tidurnya hingga larut malam. Aktivitasnya pun beragam, ada yang mengerjakan tugas  kampus, menghafal Al-quran, menyiapkan materi sembari belajar untuk kuliah esoknya, dan lain sebagainya.
Ada juga yang memilih untuk tidur sampai jam tertentu lalu bangun subuh hari dan mengerjakan tugas. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus, tentu dampaknya tidak baik untuk kesehatan dan daya tahan tubuh. Akhirnya akan berpengaruh terhadap konsentrasi belajar mahasiswa saat di perkuliahan.
Bila kurang tidur, otomatis cairan atau sel darah dalam tubuh akan terhambat. Daya tahan tubuh akan melemah. Tubuh akan mudah terserang virus yang ringan, seperti flu, batuk, dan semacamnya. Hal ini karena pola tidur yang tidak seimbang dan tidak teratur, walaupun kita telah mengatur pola makan secara rutin. Dampaknya pun daya tahan tubuh kita akan tetap melemah.
Daya tahan tubuh dapat bekerja dengan baik dan optimal apabila cukup tidur. Karena tidur merupakan suatu kebutuhan yang harus diperhatikan oleh setiap orang khususnya bagi para pelajar. Tidur yang cukup dan berkualitas adalah bagian penting agar tubuh tetap sehat. Karena proses regenerasi sel dari dalam tubuh akan bekerja lebih cepat pada saat tidur malam hari.
Dari beberapa pernyataan di atas, pola tidur dapat diatasi dengan olahraga yang teratur. Olahraga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolahraga, kesehatan kita menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stres yang muncul dengan lebih baik.
Semoga  artikel ini dapat membantu dan memberikan pengetahuan baru untuk pembaca yang budiman. Penulis minta maaf apabila ada kekeliruan dalam penulisan artikel dan tata bahasa yang kurang benar. Terakhir, semoga artikel ini bermanfaat. 
Terima Kasih


  Surabaya, 8 September 2018
 Tomi


Comments

Popular posts from this blog

Taksonomi Bloom (Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor) serta Revisi Taksonomi Bloom

KONSEP KURIKULUM TAHUN 1950-an (1952), 1968, dan 1975 -Telaah Kurikulum