Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) kelas VII/1 SMP_Pantun K13









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
 PANTUN



Disusun oleh :

Nama   : Tomi Wibisono        
NIM    : 170141009
Prodi   : Pendidikan Bahasa Indonesia




STKIP AL HIKMAH SURABAYA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
TAHUN 2017







RPP PANTUN

Nama Sekolah             : SMP / MTS
Mata Pelajaran            : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/Semester           : VII/I
Komponen                  : Kemampuan Bersastra
Aspek                          : Menulis dan Berbicara
Standar Kompetensi    : Mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman melalui pantun
Kompetensi Dasar      : Menulis dan membaca pantun yang sesuai dengan syarat pantun
Indikator                     : Siswa dapat menulis pantun sesuai dengan syarat pantun
Alokasi Waktu            : 2 x 40 menit (2 x Pertemuan)


A.    Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menulis pantun yang sesuai dengan syarat pantun.

B.     Materi Pembelajaran
Pantun merupakan puisi melayu lama asli Indonesia yang terdiri dari sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b. Kata “Pantun” berasal dari bahasa jawa kuno yaitu tuntun, yang berarti mengatur atau menyusun. Pantun adalah sebuah karya yang tidak hanya memiliki rima dan irama yang indah, namun juga mempunyai makna yang penting. Pantun awalnya merupakan karya sastra Indonesia lama yang diungkapkan secara lisan, namun seiring berkembangnya zaman sekarang pantun mulai diungkapkan tertulis.
Ciri-ciri pantun:
·         Setiap bait (kumpulan larik-larik atau kalimat) terdiri empat baris.
·         Seriap baris terdiri atas 4 kata atau antara 8-12 suku kata.
·         Rima (bunyi akhir baris) a-b-a-b, artinya bunyi akhir baris pertama sama dengan bunyi akhir baris ketiga dan bunyi akhir baris kedua sama dengan bunyi akhir baris keempat.
·         Baris pertama dan kedua berfungsi sebagai sampiran (ungkapan), baris ketiga dan keempat berfungsi sebagai isi.





Contoh pantun :
1.      Pantun Jenaka
Pantun Jenaka, yaitu pantun yang berisikan tentang hal – hal lucu dan menarik.


Pohon padi daunnya tipis
Pohon nangka berbiji lonjong
Kalau Budi suka menangis
Kalau tertawa giginya ompong

2.      Pantun Nasihat
Pantun Nasihat, yaitu pantun yang berisikan tentang nasihat, bertujuan untuk mendidik, dengan memberikan nasihat tentang moral, budi perkerti, dll.

Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tak sembahyang

3.      Pantun Teka-Teki
Pantun Teka – Teki , yaitu pantu yang berisikan teka teki, dan biasanya pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk menerka teka – teki pantun tersebut.

Taruhlah puan di atas pati
Benang sutra dilipat jangan
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa susu delapan


4.      Pantun Kiasan
Pantun Kiasan, Pantun yang berisikan tentang kiasan yang biasanya untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.

Pandai ikan dalam berenang,
beda kolam ikannnya lain.
Sehari sehelai benang,
setahun menjadi kain.



C.    Metode Pembelajaran
a.       Materi
b.      Penugasan
c.       Unjuk kerja

D.    Langkah-Langkah Pembelajaran
Ø  Jam Pertama
1)      Kegiatan Awal
Guru memaparkan tujuan dan manfaat yang diperoleh jika menguasai kompetensi dasar menulis pantun yang sesuai dengan syarat pantun.

2)      Kegiatan Inti
1.      Guru menuliskan contoh pantun di papan tulis.
2.      Guru bertanya kepada murid tentang ciri-ciri pantun.
3.      Siswa mendengarkan penjelasan guru.

3)      Kegiatan Akhir
1.      Siswa menyimpulkan kaidah penulisan pantun.
2.      Siswa dan guru merefleksi kesulitan menulis pantun. 

Ø  Jam Kedua
1)      Kegiatan Awal
ü  Guru bertanya jawab dengan siswa mengenai hal-hal yang belum jelas berkaitan dengan menulis pantun.
ü  Guru menjelaskan kembali hal-hal yang ditanyakan siswa.

2)      Kegiatan Inti
ü  Siswa mengambil kartu di dalam kotak untuk menentukan kelompok.
ü  Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jenis pantun.
ü  Siswa mendengarkan penjelasan dan tugas yang disampaikan oleh guru.
ü  Salah satu siswa, perwakilan dari kelompoknya mengambil undian untuk menentukan dapat tugas menulis salah satu contoh pantun yang mana.
ü  Siswa berdiskusi dengan kelompoknya untuk menulis pantun sebanyak jumlah siswa dalam kelompoknya masing-masing.

3)      Kegiatan Akhir
ü  Siswa menampilkan hasil pantunnya di depan kelas






E.     Penilaian
a)      Teknik                         : Tes tulis, tes penugasan, tes unjuk kerja
b)      Bentuk Instrumen       : Uji praktek kerja prosedur dan produk
c)      Kreatif                         : Tata bahasa dan ide dalam penulisan pantun



Soal Instrumen :
1.                  Buatlah contoh pantun jenaka !
2.                  Buatlah contoh pantun nasihat!
3.                  Buatlah contoh pantun teka-teki!
4.                  Buatlah contoh pantun kiasan!







Pedoman Penskoran :



Kegiatan
Skor
1.      Buatlah contoh pantun jenaka !
2.      Buatlah contoh pantun nasihat!
3.      Buatlah contoh pantun teka-teki!
4.      Buatlah contoh pantun kiasan!
5
5
5
5
Jumlah Skor Maksimal
20


Penghitungan nilai akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
Nilai Akhir =

1.      Betul 1 skor 25
2.      Betul 2 skor 50
3.      Betul 3 skor 75
4.      Betul 4 skor 100



Surabaya, 06 Desember 2017
Mengetahui
Guru Mata Pelajaran,


Tomi Wibisono
NIM. 170141009


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Taksonomi Bloom (Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor) serta Revisi Taksonomi Bloom

KONSEP KURIKULUM TAHUN 1950-an (1952), 1968, dan 1975 -Telaah Kurikulum